Rabu, 28 April 2010

Bulan Purnama

Aku berbaring di rerumputan
Kurebahkan diriku diantara warna hijau kehitaman
Kehitaman karena langitpun hitam

Lalu kubuka mataku
Kumenatap ke hitamnya atap dunia
Kuhela nafasku dalam-dalam
Kurasakan dingin merasuki tubuhku
Dingin, namun aku merasakan kedamaian
Aku merasakan keindahan di balik kegelapan

Lalu kulihat dirimu disana,
Bersama bintang-bintang kau tersenyum padaku
Akupun membalas senyumanmu

Senyummu menerangi jiwaku
Menerangi kembali jiwa yang mati,
Membangkitkan kembali harapan yang terkubur
Menyatukan kembali mimpi yang terberai...

Wahai pemilik senyuman indah,
Meskipun senyum bintang-bintang tak kalah indahnya,
Tapi senyumulah yang selalu hadir dalam mimpiku
Menerangi jiwaku, mengantarku melewati kegelapan ini

Oh pemilik senyuman putih dan suci,
Bisakah kita bertemu kembali esok malam?

Aku ingin melihatmu tersenyum lagi,
Karena cuma itu yang mungkin aku lakukan...

0 komentar:

Posting Komentar